Headlines News :
MOHON MAAF BLOG KAMI MASIH DALAM PROSES PERBAIKAN ! INFO HUBUNGI DI 082118264400

Latest Post

Perubahan Jadwal Masuk Santri Baru Tahun Pelajaran 2014/2015

Written By Ma'had Al-Kautsar on 15 Juni 2014 | 22.13


Assalamu'alaikum Wr.Wb. 


Bersama ini kami sampaikan perubahan jadwal awal masuk santri baru Tahun Pelajaran 2014/2015, sebagai berikut :


Santri Masuk Pesantren
:
09 Agustus 2014
Kegiatan MOPD Indoor
:
11-13 Agustus 2014
Kegiatan MOPD Outdoor
:
14-16 Agustus 2014
Awal KBM
:
18 Agustus 2014


bersama ini pula kami lampirkan daftar Perlengkapan Santri Baru yang harus dibawa, anda bisa mengunduhnya disini. 

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Panitia PSB PP. Al-Kautsar
Ketua,

Arif Cahyana, Lc

Pengumuman Kelulusan Tes Masuk Gelombang Ke-II

Written By Ma'had Al-Kautsar on 12 Mei 2014 | 19.36

Diberitahukan dengan homat kepada sleuruh Orangtua dan Calon Santri Baru Pondok Pesantren Al-Kautsar Banjar Tahun Pelajaran 2014/2015 tingkat MTs dan MA, berdasarkan hasil tes tulis dan lisan gelombang ke-2 yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 11 Mei 2014 serta  hasil musyawarah antara panitia PSB dengan seluruh asatidz, maka dengan ini kami umumkan nama-nama yang tercantum dalam Lampiran SK Ketua Panitia telah LULUS dan DITERIMA di Pondok Pesantren Al-Kautsar Banjar. Silahkan download SK dan Daftar Calon Santri yang dinyatakan lulus dibawah ini : 

1. SK Ketua Panitia PSB 2014/2015 
2. Lampiran SK Ketua Panitia Tentang Daftar Santri yang lulus 


Demikian pengumuman ini kami sampaikan, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Untuk info lebih lengkap silahkan menghubungi panitia PSB. 

Pengumuman Kelulusan Tes Masuk Gelombang ke-1

Written By Ma'had Al-Kautsar on 9 Maret 2014 | 21.23

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 


Diberitahukan dengan homat kepada sleuruh Orangtua dan Calon Santri Baru Pondok Pesantren Al-Kautsar Banjar Tahun Pelajaran 2014/2015 tingkat MTs dan MA, berdasarkan hasil tes tulis dan lisan gelombang ke-I yang telah dilaksanakan pada hari Minggu, 09 Maret 2014 serta  hasil musyawarah antara panitia PSB dengan seluruh asatidz, maka dengan ini kami umumkan nama-nama yang tercantum dalam Lampiran SK Ketua Panitia telah LULUS dan DITERIMA di Pondok Pesantren Al-Kautsar Banjar. Silahkan download SK dan Daftar Calon Santri yang dinyatakan lulus dibawah ini :  

1. SK Ketua Panitia PSB 2014/2015 
2. Lampiran SK Ketua Panitia Tentang Daftar Santri yang lulus 


Bagi yang sudah daftar tetapi belum mengikuti tes, maka masih ada kesempatan untuk mengikuti tes masuk pada gelombang ke-II.  

Demikian pengumuman ini kami sampaikan, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Untuk info lebih lengkap silahkan menghubungi panitia PSB.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Bukan Tahsin Al-Quran Tapi Tahsin Tilawah

Written By Ma'had Al-Kautsar on 17 Februari 2014 | 20.34

dakwatuna.com - Ini pembahasan yang ringan, tapi tetap saja sering risih kalau mendengar ada orang yang menggunakan ungkapan “Tahsin Al-Quran”. Bahkan ada saja satu-dua guru Tahsin yang juga mengucapkan “Tahsin Al-Quran” dan bukannya “Tahsin Tilawah”. Kalau tidak percaya, silakan cari kata “Tahsin” di Google, dan hasilnya bisa dilihat sendiri!

Sekilas tentang Definisi
Pertama, makna kata “Tahsin”

Kata Tahsin ( تَحْسِيْنٌ ) dalam Bahasa Arab berasal dari kata ( حَسَّنَ ــ يُحَسِّنُ ــ تَحْسِيْنًا ) yang maknanya kurang lebih “memperbaiki, memperindah, mempercantik”. Kata ini merupakan turunan dari kata dasar ( حَسُنَ ــ يَحْسُنُ ــ حُسْنًا ) yang artinya “bagus, baik, cantik”. Contoh paling baik adalah sebuah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika kita bercermin:
اَللّٰهُمَّ كَمَاحَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ
“Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah bentuk fisikku, perindah pulalah akhlaqku!” (HR. Thabrani)

Jadi, yang bisa di-tahsin itu banyak, bisa bentuk fisik (itu adalah kewenangan Allah), akhlaq, dan juga kemampuan tilawah kita.

Kedua, makna “Tilawah”

Kata tilawah ( تِلَاوَةٌ ) berasal dari kata ( تَلَا ــ يَتْلُو ــ تِلَاوَةً ) yang bermakna “membaca, mengikuti”. Contohnya terdapat di dalam surat Al-Baqarah (2) ayat 127:
يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلَاوَتِهِ
“Mereka membacanya dengan bacaan yang sebenar-benarnya.”
Kata tilawah ini senada dengan qira’ah ( قِرَاءَةٌ ) yang berasal dari kata ( قَرَأَ ــ يَقْرَأُ ــ قِرَاءَةً ) dan bermakna “membaca, menelaah, mempelajari”. Jadi bisa kita gunakan ungkapan Tilawatul Qur’an dan Qira’atul Qur’an untuk menyatakan maksud membaca Al-Qur’an.

Jadi, Bukan Tahsin Al-Quran

Kalau kita memadukan kata “Tahsin” dengan “Al-Qur’an” (Tahsin Al-Qur’an) kira-kira maknanya menjadi: “memperbaiki Al-Qur’an, memperindah Al-Qur’an”. Permasalahannya adalah, memangnya boleh memperbaiki Al-Qur’an? Memangnya ada yang kurang dari Al-Qur’an? Al-Qur’an masih kurang indah hingga harus diperindah?
Maka, penggunaan ungkapan yang pas adalah “Tahsin Tilawatil Qur’an” ( تَحْسِيْنُ تِلَاوَةِ الْقُرْآنِ ) yang bermakna “memperbaiki cara membaca Al-Qur’an”. Jadi yang diperbaiki itu “cara membaca”-nya, bukan “Al-Qur’an”-nya. Artinya, cara kita membaca Al-Qur’an yang salah harus diperbaiki sesuai dengan cara yang Rasulullah ajarkan. Targetnya adalah agar benar pengucapan hurufnya, tepat ukuran madnya, pas dalam berwaqaf, dan memperindahnya dengan menyempurnakan ghunnah serta tafkhim-tarqiq. Dan kalau ingin yang singkat, ucapkan saja “Tahsin Tilawah”, bukan “Tahsin Al-Qur’an”.
Jadi, siapa nih yang mau belajar Tahsin?


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/01/29/45466/bukan-tahsin-al-quran-tapi-tahsin-tilawah/#ixzz2te1PI600 

Dakwah dari Terminal Hingga Negeri Paman Sam

Written By Ma'had Al-Kautsar on 6 Februari 2014 | 23.09


KH Umung Anwar Sanusi Lc Pengasuh Pondok Pesantren Al-Kautsar. 

Dakwah harus dilakukan dengan cara persuasif dan lemah lembut. Itulah salah satu perkataan yang dilontarkan kang haji sapaan akrabnya KH Umung Anwar Sanusi Lc pengasuh pondok pesantren Alkautsar yang bertempat di jalan pejuang No.100, Karangpucung Wetan Desa Jajawar Kecamatan Banjar. 

Ditemui penulis dikediamannya, kamis (17/11), KH Umung Anwar Sanusi Lc disela-sela kesibukannya berdakwah dan mengajar di pesantren yang didirikannya, memaparkan perjalanan dakwahnya saat mulai menginjakan kaki dikota Banjar setelah empat tahun menimba ilmu di Kota Madinah. Mengawali obrolannya beliau memaparkan tentang dakwah Rosululloh yang rahmatan lil a’lamin dan benar-benar membawa nilai kebaikan bagi masyarakat luas. Pengaruhnya, lnjutnya, bukan hanya umat Islam saja tetapi umat agama lain pun harus ikut merasakan kedamaianya. 

Mengawali dakwahnya beliau mulai merintis dakwah keberbagai kalangan objek dakwah. Ketika itu tahun 1995 beliau memulai dakwahnya dikalangan masyarakat bawah. Masyarakat terminal kang haji jajal dengan modal keberanian. Karena menurutnya pada hakikatnya manusia itu hati  yang mempunyai potensi condong pada kebaikan, tetapi bisa menjadi berbeda ketika mereka dihadapkan pada sebuah lingkungan yang kurang baik dan latar belakang kehidupan yang jauh dari agama. “ saya mencoba merangkul masyarakat terminal, tukang ojeg dan masyarakat lainnya sekitar tiga tahunan,” ujar bapak yang mempunyai empat anak itu. 

Dakwahnya tidak sampai disitu beliau mengaku diajak dengan rekan dakwahnya  untuk menyampaikan ajaran yang lurus ke negara yang dikenal adidaya yaitu Amerika Serikat (AS). Dari pengalamanya itulah beliau melihat banyak keragaman yang membuat beliau tahu tentang bagaimana dakwah yang benar dan bisa diterima oleh semua kalangan. Sehingga mereka tertarik dengan islam. Di AS beliau pernah singgahi beberapa tempat untuk berdakwah yaitu Illionis, New York, Wasington dan Los Angeles. Disana beliau bertemu dengan berbagai kalangan dari berbagai etnik. “banyak hal yang menarik untuk bisa diambil pelajaran dakwah bagi kita,” ujar KH Umung yang sudah mempunyai sekitar 500 santri saat ini. 

Diusianya yang 60 tahun ini beliau sekarang sedang bekerja keras untuk mengembangkan Pondok Pesantren yang didirikannya. Banyak Ide pengembangan pendidikan agama keluar dari pikirannya. Diantaranya saat ini beliau sedang menjajaki tanah untuk dijadikan pengembangan wirausaha bagi siswa yang putus sekolah. Hal ini beliau memberikan berbagai macam fasilitas supaya out put nya bisa menjadi pribadi yang mandiri. “ jadi saya sekarang sedang mengembangkan MA, MTs dan RA sekaligus pengembangan wirausaha bagi siswa yang putus sekolah,” ungkap bapak yang mengaku pernah menjadi anggota DPR RI itu. 



Deni F Ramdani
Radar Banjar

Daftar Perelengkapan Kegiatan MOPD TP 2013/2014

Written By Ma'had Al-Kautsar on 19 Juni 2013 | 06.08

Bersama ini kami sampaikan daftar perlengkapan kegiatan MOPD yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 - 6 Juli 2013, agar disiapkan : 


SANTRI PUTRA
SANTRI PUTRI
No.
Perlengkapan
No.
Perlengkapan
1.
Seragam sekolah asal
1.
Seragam sekolah asal
2.
Seragam pramuka Lengkap
2.
Seragam pramuka Lengkap
3.
Seragam olahraga sekolah asal
3.
Seragam olahraga sekolah asal
4.
Al Qur'an
4.
Al Qur'an
5.
Al-Ma'tsurat
5.
Al-Ma'tsurat
6.
Alat tulis
6.
Alat tulis
7.
Alat sholat
7.
Alat sholat
8.
Peci hitam nasional
8.
Kerudung Hitam
9.
Kaos kaki hitam
9.
Kaos kaki hitam
10.
Alat mandi
10.
Alat mandi
11.
Alat makan
11.
Alat makan
12.
Tambang pramuka 2
12.
Tambang pramuka 2
13.
Senter
13.
Senter
14.
Gasholin
14.
Gasholin
15.
Lilin 1 pak
15.
Lilin 1 pak





















Ket : Untuk Perubahan Perlengkapan akan disampaikan kemudian. 

Informasi Awal Masuk Santri Baru

Written By Ma'had Al-Kautsar on 15 Juni 2013 | 22.46

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Diinformasikan kepada seluruh Santri Baru Pondok Pesantren Al Kautsar Banjar, baik tingkat MTs maupun MA bahwa hari Ahad tanggal 30 JUNI 2013 jam 08.00 seluruh santri baru diharuskan sudah berada di Pondok Pesantren Al-Kautsar, dikarenakan pada hari Senin tanggal 1 Juli sudah dimulai kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD). 

Adapun untuk perlengkapan sehari-hari santri baru dapat diunduh di menu download. Demikian informasi ini kami sampaikan agar menjadi perhatian bagi seluruh santri baru. 

Wassalamu'alaikum Wr. Wb. 

PANITIA PSB 

BETULKAH ITU AKU ?

Written By Ma'had Al-Kautsar on 14 Juni 2013 | 00.26

- Mentari ku-
Bagaimana jadinya bila mentari itu marah padamu.
Enggan ia menyapamu di esok hari 
Tak kau temukan sinarnya lagi.
Gelap dunia tanpanya
Pelita utusan-Nya kepadamu
Agar Nampak senyum di wajah mu
Langkahmu pun jelas tertuju

Gemericik anak gerimis berlarian, sesaat sebelum senja mulai tampak. Riuhnya membelah bumi. Hadirkan kesejukan pada setiap jiwa alam raya. Tiada kata yang pantas terucap, dengan kelu bibir ini mengeja, “ Subhanallah Walhamdulillah Walaailaaha Illallah, Alahu Akbar”  maha suci allah yang segala pujian hanya pantas disanjungkan kepada-Nya. Tiada yang pantas disembah, diibadahi, ditaati, ditakuti dan dimintai pertolongannya kecuali Allah SWT.

Perlahan kurebahkan seonggok tubuh yang lusuh, tergolek dalam dingin di selasar As-Swaidy* yang damai. Bersama  mushaf mungil didada. Semakin erat tangan ini memnggenggamnya. Hadiah terindah, peta perjalanan, pelita harapan dan pengobat hati yang gundah.

Semua yang Nampak begitu sempurna, hanya mata yang sakit sajalah yang  tak mampu merasa
Rabbi ajari hamba memehami semua ini…..

Masih jelas membekas, ketika rasa itu datang. Segalanya menjadi kecil tak berarti. Yang terasa, hanya sendu dan kerinduan. Sakinah pun perlahan menggelayut di pusara jiwa. Begitu tentram terasa.

Saat itu kurasakan, setiap  huruf yang terucap, terangkai dalam ayat yang kulantunkan. Begitu padu, seirama dengan getearan jiwa yang perlahan mengikis noda-noda hitam dalam dada.

Biarlah hanya Engkau dan aku yang tahu. Butiran mutiara yng menetes basahi pipi adalah untuk-Mu, hanya untuk-Mu.
Apa yang kumiliki adalah milik-Mu, semua yang ada juga milik-Mu dan akan kembali kepada-Mu.

Aku tenggelam dalam rasa , semakin dalam……..

Tiba- tiba berjuta Tanya mencerca, bertubi menghujani. Diriku semakin tak berdaya

Betulkah itu aku
yang mengaku Tuhannya adalah Allah
 Yang Mencipta dan memeliharanya?

Betulkah itu aku
 yang mengaku Muhammad adalah Rasul-Nya
pembawa kabar gembira manusia yang paling bijaksana

Baetulkah itu aku
 yang mengaku Alquran adalah petunjuknya,
penerang jalan jalan panjang menuju-Nya
betulkah itu aku?...............

wahai jiwa
 bila mata ini terus terpejam,
tahukah kamu siapa yang mampu membuka katupnya?
Wahai jiwa,
Bila mulut ini terus membisu,
Tahukah kamu  siapa yng mampu membuatnya bersuara?
Dialah Allah Tuhanmu Yang Telah Mecipta dan Memeliharamu………

* As- Swaidy = nama masjid tertua di PonPes Asyifa Al Khoeriyah Subang


Oleh : Sulaeman Al Farezz
Alumni MALKA 1st Graduate  

Sedang menghafal quran 
di LTIQ AS-SYIFA AL KHOERIYAH
SUBANG-JAWA BARAT 

Review Tausiyah K.H. Umung Anwar Sanusi, Lc pada Acara Temu Alumni Tahun 2012

Written By Ma'had Al-Kautsar on 13 Juni 2013 | 21.06

Berikut Transkip Tausiyah Ustad Umung pada acara Temu Alumni Tahun 2012 : 


…………………….muqaddimah………………………..

Kepada antum semua sekalilagi terimakasih banyak… 
Akang bangga… reeus… punya keluarga besar…

Walaupun antum sebentar disini ada yang sebentar ada yang lama…
Tapi antum adalah bagian dari keluarga besar al-Kautsar yang tidak bisa dipisahkan …

Dan akang juga terimakasih antum mungkin telah melaksanakan tugas masing-masing…

Ada yang sudah bekerja… ada yang masih kuliah… yang penting tidak ada yang ngagggurlah… akang tidak terima kalau ada yang masih ngaggur… karena bagi kita tidak ada istilah ngaggur…

…….................

Tugas…

Yang pertama takalif imaniyah (tugas keimanan) artinya seluruh rangkaian amal kita punya landasan iman, punya pijakan iman kepada Allah SWT. 

Jadi sekali lagi, dihadapan Allah punya dua tugas… 
tugas takalif imaniyah... 

yang kedua takalif ibadiyah (tugas-tugas ibadah) 

inilah inti tugas hidup kita dihadapan Allah, mengokohkan nilai-nilai iman… 

yang kedua Memaksimalkan kekuatan kita untuk tetap beribadah lepada Allah ta’ala.

Dan nilai ibadah terbesar dihadapan Allah adalah… iqamatul haq (menegakan kebenaran) diseluruh segmen kehidupan kita…

Tegakan kebenaran dalam diri kita
Tegakan kebenaran dalam keluarga kita
Tegakan kebenaran dilingkungan masyarakat kita
Dan Tegakan kebenaran dinegara kita

Ada pepatah dalam bahasa Arab “ij’al daulatan islamiyyatan fi nafsika takum fi biladik” tegakan islam didalam dirimu sendiri maka islam akan tegak dinegara mu sendiri.

Syeikh syahid hasan albanna mengatakan “ashliih nafsaka wad’u goiruka atau tsummad ’u goiroka” perbaiki dirimu sendiri dan ajaklah yang lain 

Jadi sekali lagi misi kita, tugas kita adalah hamlur-risalah… membawa misi islam
Ini yang harus menjadi pegangan kita… komitmen kita bersama… kemanapun antum pergi… dimanapun antum tinggal… Misi kita adalah hamlur-risalah… membawa misi islam

Ini mohon dicamkan oleh kita semua, oleh antum semua… mau dimana antum kuliah… mau dimana antum belajar… mau dimana antum tinggal… “hamlur-risalah“

Mizanul wala… standar loyalitas diantara kita… 
mizanul al wala standar loyalitas kita semua adalah… ar-risalah, risalah islamiyah… 

makanya mudah-mudahan dengan acara ini sesuai tadi dalam hadits qudsi…

tadi hadits qudsi yang saya sampaikan… 

rasul mengatakan wajabat mahabbati (dipastikan Allah akan mencintai) aku cinta… 

bagi siapa ? 

yang pertama adalah lilmutahbbina fiyya (orng yg menjaga saling mencintai diantara kamu dijalan kami ) 

maka jagalah ukhuwah mutahabbin persaudaraan yang dilandasi saling mencintai dan cintanya hanya karena Allah Swt.

Bercintalah dijalan Allah yang lain akan ikut semua... 

kalau bercinta dijalan syetan semuanya akan berantakan ujungnya...

bercintalah dijalan Allah SWT… ya… jadi semoga kalian… kata rasul wajabat lilmutahbina fiya... Pasti Allah akan mencintai… Wajib kami… pasti kami… Pasti Allah akan mencintai bagi orang yang menjaga rasa kecintaan rasa ukhuwwahnya itu. 

Imam suahid hasan albanna mengatakan “Aqallul mahabbah” paling rendahnya mahabbah/ukhuwwah adalah salamatus shadri… berebesar hati… berlega hati… tidak ada dendam… tidak ada keuheul… 

wa a’ laha paling tingginya adalah al-itsar memprioritaskan oranglain… mendahulukan orang lain

Antum ada ditengah umat dimanapun, belajarlah peduli perhatian terhadap persoalan2 umat…

Dahulukanlah itu… Prioritas kanlah itu insya Allah yang lainnya mengikuti…

Antum jangan pusing memikirkan urusan2 pribadi…

dahulukan kepentingan-kepentingan oranglain… niat karena Allah hak kita akan dipenuhi Allah, Hak kita akan ditutup sama Allah SWT…

Ini ya sebagai contoh yah... 

akang tahdus binikmat...dari dahulu akang mendahulukan urusan-urusan... 

dari dulu... 
akang sampai saat ini secara pribadi can boga imah... ikut nebeng dikobong... 

pas ada tukang pajak... ini dari perpajakan... mau ngontrol rumah akang... 
dimana rumahnya pa haji...? ini... kuakang tuduhkeun... 
rumah pribadi ...? bukan ... inimah rumah pasilitas lembaga... saya belum punya... 

teujadi rek nagih pajegna... 

kan enak teukudu majeg...

waktu di DPR... orang lain... miliaran... mungkin triliun... pajeg...

akang... ?

yah... meureun saratus jutage teu nyampe... 

enak we... baturmah loba nu diitung... kan akang mah saeutik nu diitung...

jadi ini... tapi akang konsentrasi hanya untuk lembaga... 

dan alhamdulillah jazakumullah nih berkat do’a antum semua perjalanan lembaga... dari hari kehari... dari tahun ke tahun... menunjukan perkembangan...

alhamdulillah tahun ini... yang daftar tahun baru ini... ajaran baru tahun 2012 ini... 230 siswa yang baru... ya...alhamdulillah...

aliyah 100 nu baru... siswa baru... tsanawiyah 130... jadi jeung nu heubel teh aya 360 han... 

kang jaja sabaraha urang... geus sabaraha... ada 360 ? hah...??? hilap deui kang jaja... saya hitung-hitung segitu kira-kira...

sehingga disini ... kurang lokasi... tapi alhamdulillah dapat bantuan dai qatar... tuh nya Allah nulungan...

maka filosopi akang hidup “tataharraku fillah wallahu yuharrikul Qulub” bergerak dijalan Allah... biar Allah yang menggerakan hati-hati semua...

akang teu panggih jeung urang Qatar... tapi bantuan neupi ka dieu... 

disana tuh sebelah timur... itu kurang lebih total biaya itu 880 juta....
mun neangan sorangan... make sing kukirilangange ... antum mawa kotak amal... jiganamah moal meunang... tetapi Allah membantu kita al-hamdulillah... jadi ini... 

dari gubernur opat lokal 350 juta ... alhamdulillah... itu sudah selesai 4 lokal...

tanah kesana sudah sampai ke kolam sana... kerumah yang paling timur... tah tos kabeuli alhamdulillah...

jadi kemaren... puasa yang ini akang dapat tanah... beli tanah 200 hampir 500 bata...
puasa nu itu... akang dapet tanah 320 bata... disana...

jadi pesantren nanti ada 3 lokasi... disini (alkautsar),... disimpang lima,... dan disana... ditempat rumah akang dulu... rumah sudah tidak ada... ayeuna geus ngajengreng masjid geus aya pondok di dinya... 

rencana kedepan... antara pesantren wirausaha atau pesantren tahfidzul quran... 

dan mudah-mudahan kang eman kang sule bisa siap jadi ajengan nana... siap jadi ajengan... tetapi sok tahfidz heula tempatna geus aya tinggal ngesian... tong sieun Allah nga rizkian...

seorang da’i tidak boleh punya rasa pesimis harus optimis....

seorang da’i jangan terlalu dipikir pusing urusan pribadi... 

tapi belajar pusing nguruskeun umat... engke Allah nguruskeun urang... titipkeunwe ka Allah urusan pribadi... ngan pikirkeun urusan umat...

saya seringkan sampaikan kepada antum... lamun akang ngurusan pribadi tong teuing balik ceuk akang ge ka Indonesia kapusing-pusing neangan duit hese didieumah... mening cicing diluar negeri... 

tapi akang komitmen tibarang kaluar sekolah tahun 84 ... saya harus pulang... saya harus mengelola ummat... saya harus mengelola pendidikan...
--------------------------

Selalu saling komunikasikan... antum lama 3 tahun disini masa harus putus... 

putus dengan antum semua... putus dengan lembaga yang disini...

maka alhamdulillah kang Cecep... dengan teman-teman disini... dengan antum semua...

yah... menggagas ada pertemuan ini... untuk menjaga agar tidak putus silaturahim... kerena salah satu dosa yang akan dipercepat Allah sangsinya adalah “qati’urrahim” yang memutus tali silaturrahim...

nya... ditengah kesibukan kita semua...
yah sataun sakalimah sok urang paksakeun... ngariung saperti kieu... 

maaf ku akang teu katanya teu kaladenan poe ieu nya yeuh ... ieu... ieu geus aremam ieuteh teu acan... (teu acan… sorak hadirin) tapi arek dahar...? kang cecep kumaha disiapkeun aya... keun we tedalahar ge... tapi alhamdulillah... ieuteh teu ka tempo riweh-riweuh masak ceuteh...

---------

Kami mencintai bagi orang yang suka saling menasehati...

Jadi urang didieu kasempatan tidak ada manusia istimewa... 

manusia mungkin pernah salah keliru... solusinya adalah “tanasuh” saling menasehati...

saya harap... sekarang lewat sms, lewat twitter, lewat facebook... isinya adalah tausyiah... isinya adalah “tanasuh” ulah heurey weh ieumah... heheureuyan wae... coba isinya adalah tausiyah... isinya adalah nasehat... coba...

-------

Pasti kami mencintai bagi orang yang suka memberi... saling memberi... saling berkorban... saling berkontribusi...

Terimakasih banyak tadi... kang ... siapa...? kang Aceng nya... eh kang Anang tadi sudah menyampaikan ide-ide yang cukup bagus dari antum semua...

adanya upaya bagaimana ta’awun tarbawi, ta’awun at-tarbawi, ta’awun at-ta’lim... terutama bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu... 

jazakumullah atas ide-ide bagus itu... dan mudah2 Allah memudahkan rencana-rencana itu bagi antum semua... 

terimakasih banyak jazakumullah...

karena kami disini lembaga... terus terang... kami tetap berkomitmen lembaga ini... untuk tidak membebankan anggaran-anggaran berat kepada orang tua... 

karena yang diprioritaskan disini.... adalah kalangan2 bawah yang kurang mampu... 

walaupun tidak sedikit yang daftar kadieu... orang-orang yang mampu.... 

jadi bingung... keur nulungan nu teu mampu tapi nu dalaftar teh ngajajar wae mobil didieu...

----------------------
Pribadi muslim 

maka bagaimanapun kita harus menampikan nilai2 islam... 

tampilkan nilai-nilai islami dalam kehidupan antum sehari-hari... sebagai konsekuensi 
tanggung jawab antum sebagai syaksiyah islamiyah...

Yang kedua... disisi lain antum sebagai syakhsiyah da’iyah... pribadi... yang sudah siap... untuk mewakafkan diri... menjadi da’i-da’i ilallah...

tolong ini dicamkan oleh antum... 

akang tidak pesan apapun kepada antum... yang dipesankan kepada antum... wakafkanlah diri... untuk kepentingan agama Allah... wakafkan diri kita untuk kepentingan agama Allah... menjadi syaksiyah da’iyah...

Jadilah sosok-sosok manusia yang siap melaksanakan tugas dakwah... dijalan allah... karena ini adalah pekerjaan yang amat sangat mulia... 

kalau dakwah adalah “wadzifatul anbiya” tugas para nabi... kalau nabi adalah “khiyarullah… istifa-ullah” pilihan Allah para nabi...maka otomatis pekerjaanya pun pekerjaan pilihan... 

apa? 

Dakwah... 

dakwah itu adalah pekerjaan pilihan Allah... karena dakwah adalah merupakan tugas para nabi... 

sejak awal menata kehidupan ini didewasakan Allah para nabi hanya satu... dakwah ilallah...

apalagi allah dalam… tegas dalam al-Quran... mengatakan “waman ahsanu... qaulan“ tidak ada ucapan yang… terbaik yang… terindah “mimman da’ailallah” kecuali orang yang mengajak kejalan yang...

ini akang mohon camkan oleh antum semua...

dimanapun berada jadilah kita sebagai syakhsiyah da’iyah... pribadi2 yang siap melaksanakan tugas dakwah ilallah.. 

bagaimana para syuhada orang yang menghadap Allah membawa tiket syahid… dihadapan Allah… syuhadaa dihadapan Allah… karena mereka telah mewakafkan diri dijalan Allah sebagai da’i-da’i ilallah.

----------------------

“Tarohhalat muqbilatan” akherat datang menghadap kita 

“wabikulli minhuma banum” bagi bumi akhirat ada penghuni dan pencipta... 

kata sayyidina Ali “fakunu… min abnaail akhirah” jadilah sebagai calon penghuni akhirat “wala takun fi abnaiddunya” jangan puas menjadi penghuni dunia ...

“faddunya darul ‘amal wala hisab” bumi adalah tempat berbuat tidak ada hisaban... 
“wal akhiroh darul hisab wala amal” akhirat adalah tempat hisaban tidak ada kesempatan beramal... 

saya nyaah... usia antum “syabaabud da’wah” sayang kalau dihabiskan dalam dunia yang hura-hura... 

sampai rosul mengatakan “sab’atun yudzilluhumullahu yaumalla dzilla illa dzilluh” tujuh golongan orang akan dinaungi Allah... 

salah-satunya siapa? 

“wassyab... nasyaa fi ’ibadatillah” pemuda yang dewasa terus besar dalam rangka ibadah kepada Allah swt...

nah.. oleh karenanya ikhwah fillah... dengan adanya kegiatan seperti ini... bisa dirancang... yah... coba sediakan waktu yang agak leluasa... yah...

nanti bisa mengadakan taining... kang cecep... pembekalan antum... kalau se 2 hari saja… bisa pembekalan berapa materi yang luar bisa... 
jadi kedepan mah dirancangnya sekian hari, 2 hari atau 3 hari... coba nanti kedepan kosongkan waktu barang 2 hari atau 3 hari untuk pertemuan seperti ini...

-----------------

Hak-hak Allah

“athi’ullaha wala yu’so” Taati Allah... patuhi... jangan dimaksiati... laksanakan... taat kepada Allah jangan diingkari...itu hak pertama

Yang kedua hak Allah adalah... “ayyudzkar wala yunsa” diingat... jangan dilupakan... harus banyak ingat kepada Allah... jangan sampai banyak lupa kepada Allah...

Yang ketiga adalah” ayyusykar wala yukfar” syukuri segala nikmatnya jangan dikufuri itu hak Allah dalam diri kita...

Jangan terlalu menuntut hak kita terhadap Allah... Laksanakan hak Allah hak kita akan pasti dipenuhi oleh Allah...

jangan dibalik... kaya orang lain menuntut hak kepada allah sementara hak allah kita tidak penuhi... 

laksanakan hak-hak allah terhadap kehidupan kita... pasti hak kita akan dipenuhi Allah swt... hak kita pasti akan dipenuhi Allah...

------------------- ikhtitam-------------------------

The and

semoga bermanfa'at... terinspirasi... termotivasi & segera ambil tindakan....! amin...


Ditulis : Depok, 14/maret/2013 [16.00]
By : Halim Ace (Alumni MALKA 2nd Graduate)


Pengasuh Pondok

Pengasuh Pondok

Find Us on Facebook

Informasi

Informasi
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pondok Pesantren Al-kautsar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger